Kamis, 14 Juli 2011

Ebook Kumpulan Cerita Humor Gusdur, Humor Sufi, dan Lainnya

Ebook Kumpulan Cerita Humor Gusdur.  Anak Satu Masuk kristen : Gus Dur bercerita lagi kepada Dahlan. Seorang kiai datang mengeluh kepada Gus Dur karena satu di antara empat anaknya masuk Kristen. Sang kiai sambat. Dengan enteng, Gus Dur menjawab, "Sampeyan jangan mengeluh kepada Tuhan. Nanti Tuhan akan bilang, saya saja punya anak satu-satunya masuk Kristen!"

Prof : Gus Dur bercerita bahwa ada temannya dari kampung terpilih sebagai anggota DPR. Setelah di DPR, teman-temannya memanggil dia dengan sebutan 'prof'. Teman Gus Dur itu jelas heran bukan kepalang. Sebab, dia tidak pernah mengajar, bukan dosen, tapi kok selalu dipanggil 'prof'. "Setelah dicek ke sana-sini, ternyata prof yang dimaksud oleh teman-temannya itubukan profesor. Tapi, provokator," kata Chandra menirukan Gus Dur. Chandra pundibuat Gus Dur terpingkal-pingkal dengan lelucon itu.

Imam dan Da'i Di berbagai forum, GusDur memang sering memunculkan guyonan-guyonan yang membuat orang-orang tertawa. Dalam acara KickAndy! yang pernah disiarkan MetroTV, Gus Dur juga pernah memunculkan lelucon. "Coba saya tanya, adakah dalil yang membolehkan seorang dai menangkap seorang imam? Tapi, ini benar-benar terjadi di Indonesia. Dai yang menangkap itu adalah Da'i Bachtiar (Kapolri saat itu-Red) dan yang ditangkap adalah Imam Samudra," kata Gus Dur terkekeh.

Gus Dur Wisatawan Ketika mengunjungi Habibie di Jerman, oleh orang dekat Habibie, Gus Dur diminta
mengulangi cerita lucunya dengan Castro itu. Merasa tak enak untuk menyebut Habibie benar-benar gila atau gila beneran, GusDur memodifikasi cerita tersebut. Kepada Habibie, dia mengatakan, dirinya bercerita kepada Castro bahwa presiden Indonesia hebat-hebat. Kata Gus Dur, Presiden Soekarno negarawan, Presiden Soeharto seorang hartawan, Presiden Habibie ilmuwan, sedangkan Gus Dur wisatawan.

Masih banyak lagi guyonan-goyonan yang terdapat dalam ebook ini, tunggu apa lagi langsung download ebook Kumpulan Humor Gus Dur ini.
Download Ebook Kumpulan Humor Lainnya

Download Ebook Kumpulan Humor Gusdur


Sembunyi : Suatu malam seorang pencuri memasuki rumah Nasrudin. Kabetulan Nasrudin sedang melihatnya. Karena ia sedang sendirian aja, Nasrudin cepat-cepat bersembunyi di dalam peti. Sementara itu pencuri memulai aksi menggerayangi rumah. Sekian lama kemudian, pencuri belum menemukan sesuatu yang berharga. Akhirnya ia membuka peti besar, dan memergoki Nasrudin yang bersembunyi. "Aha!" kata si pencuri, "Apa yang sedang kau lakukan di sini, ha?" "Aku malu, karena aku tidak memiliki apa-apa yang bisa kau ambil. Itulah sebabnya aku bersembunyi di sini."

Tampak Seperti Wujudmu : Nasrudin sedang merenungi harmoni alam, dan kebesaran Penciptanya. "Oh kasih yang agung. Seluruh diriku terselimuti oleh-Mu. Segala yang tampak oleh mataku. Tampak seperti wujud-Mu." Seorang tukang melucu menggodanya, "Bagaimana jika ada orang jelek dan dungu lewat di depan matamu ?" Nasrudin berbalik, menatapnya, dan menjawab dengan konsisten: "Tampak seperti wujudmu."

Masih banyak lagi humor-humor sufi yang terdapat dalam ebook ini segera download Ebook Kumpulan Humor Sufi ini
Download Ebook Kumpulan Humor Sufi

Download Ebook Kumpulan Humor Lainnya

Tidak di Hukum : Murid : Pak, apakah orang boleh dihukum untuk sesuatu yang belum diperbuatnya ?
Guru : Oh, tentu saja tidak. Orang hanya boleh dihukum untuk perbuatan yang telah dilakukannya. Murid: Syukurlah, Pak. Saya belum membuat PR.

Burung Kakak Tua : Di sebuah toko penjual burung, mempunyai 2 burung kakak tua. Kedua burung itu berbeda, yang satu suka bernyayi dan yang satunya lagi hanya diam saja, datang seseorang ingin membeli burung kakak tua. Ia berkata kepada si penjual burung :
Pembeli : Berapa harga burung kaka tua ini mas...??
Penjual : Kalau yang suka nyayi itu 500.000 rupiah, sedangkan yang diam itu 1.000.000
rupiah.
Pembeli : Lho kok yang suka nyayi harganya lebih murah dari yang hanya diam saja.
Penjual : yah.... jelas beda wong yang harganya 1.000.000 itu pencipta lagunya kok.

Masih banyak lagi cerita-cerita humor yang terdapat dalam buku ini.
Download Ebook Kumpulan Humor Lainnya


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar